Warna Pas untuk Kamar si Kecil6 Juni 2010
BINGUNG memilih warna yang tepat untuk kamar anak laki-laki Anda? Kenapa tak pilih biru? Anda bisa kok menggunakan warna tersebut untuk ”mewarnai” kamar si kecil. Tapi sebelum Anda menerapkannya, sebaiknya perhatikan sejumlah ”aturan” agar warna yang Anda inginkan itu jatuhnya lebih bagus. Mendesain kamar tidur pada dasarnya sangat mudah karena penekanannya hanya pada bentuk kamar yang persegi panjang dengan luas 3x3 meter, 3x4 meter, atau yang besar seperti 6x8 meter. Setelah itu, dari ruang yang ada, buatlah perencanaan tata interior yang lebih matang. Caranya dengan menentukan jenis warna yang ingin diterapkan di dalamnya. Misalkan, kata arsitek Yuli Andyono, warna biru itu tadi.
Langkah selanjutnya, pikirkanlah warna tersebut ingin diaplikasikan pada apa? Aksesorikah, furnitur, atau dinding kamar? Semua bergantung Anda dan si buah hati. Anda dapat mengajak jagoan kecil Anda itu untuk mendekorasi kamar barunya dengan menentukan unsur apa saja yang akan diberi warna biru sebagai pembentuk tema ruang. Hal tersebut bisa Anda tanyakan kepada si kecil dan sesekali Anda beri pengarahan. Misalnya anak ingin dinding kamarnya menerapkan warna biru. Anda bisa memberi penjelasan kepada dia tentang gradasi warna biru. Dengan begitu, anak dapat memilih sesuai dengan seleranya. Nah, sekarang tinggal Anda memilih warna lain untuk dipadukan dengan biru sehingga menghasilkan kombinasi warna yang manis. Arsitek Rosi Rahadi menambahkan, banyak teori yang membuat warna biru cocok dipadukan dengan segala jenis warna. Hanya, semua tetap bergantung pada keahlian orang yang mendesainnya. Teori warna yang paling mudah adalah teori warna primer, yaitu merah, biru, dan kuning. Teori tersebut mulai banyak digunakan saat ini sehingga objek menjadi kontras. Tapi jika ingin tidak kontras, sebaiknya Anda memakai gradasinya, yaitu dari biru tua ke biru muda. Tahap selanjutnya, pilih unsur lain yang dapat diterapkan untuk warna kombinasi seperti kuning, silver, atau putih. Idealnya, warna ruang yang telah diaplikasikan pada bidang dinding disesuaikan dengan warna furnitur, semisal tempat tidur. Entah itu pada sarung bantal, seprei, ataupun bed cover-nya. Sementara untuk aksesori di dalam kamar tidur, Anda bisa lihat dari kebiasaan si anak. Jika perlu, Anda tanyakan langsung kepada dia, suka apa? Misalkan dia suka mobil-mobilan. Nah, Anda dapat meletakkan benda tersebut di kamarnya, tapi sebaiknya yang berwarna biru ringan atau biru muda. Di samping itu, kini juga banyak orangtua yang memilih menyatukan kamar tidur anak dengan ruang belajarnya. Jika Anda tetap ingin menampilkan warna biru di ruang belajar si kecil, mungkin Anda bisa mengaplikasikan karpet biru di bawah meja belajarnya. Atau Anda dapat berkreasi melalui elemen dekoratifnya. Padu padankan elemen dekoratif yang Anda pilih itu secara tepat agar tampak harmonis dan enak dipandang mata.
Sumber : (Koran SI/Koran SI/tty)
|